Monday, 12 September 2016

Kaspersky Lab

Pemaparan singkat Kaspersky lab



Latar belakang

Ketika masih bekerja di pemerintah pada tahun 1980-an, Kaspersky mendeteksi virus bernama ‘Cascade’ pada komputernya. Dengan ilmu pengetahuan yang ia miliki, ia berhasil mennangani virus tersebut dengan perangkat lunak yang ia ciptakan sendiri. Sejak saat itulah dia tertarik untuk mengembangkan perangkat lunak pengamanan virus komputer. Pada tahun 1989, dia bergabung dengan perusahaan perangkat lunak bergengsi di Rusia dalam mengembangkan perangkat lunak anti virus (AVP). Setelah cukup memiliki pengalaman itu, Kaspersky dan Natalia Kasperskaya mendirikan Kaspersky Lab dan mengubah AVP menjadi Kaspersky Antivirus pada tahun 2000 yang berpusat di Russia.

Rumusan Masalah

            Berdasarkan latar belakang diatas penulis akan merumuskan masalah seperti berikut

1.      Bagaimanakah proses bisnis yang berjalan pada Kaspersky lab ?
2.      Bagaimana penggunaan IT pada Kaspersky untuk menunjang bisnis ?

Pembahasan

A.     Pengertian Bisnis

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainya, untuk mendapatkan laba  dan untuk meningkatkan kemakmuran para pemilik bisnis. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau capital yang mereka berikan.

B.     Sistem bisnis Kaspersky Lab

1.      Sistem B2C
Sistem Bisnis to Consumer yang dilakukan oleh Perusahaan Kaspersky Lab yaitu dengan cara kontrak per periode (1 – 2 tahun) per periode. Dan tarif Anti virus ini pun ber variasi tergantung pada device yang dipakai (Android, iOS, Microsoft, PC, Mobile) dan jumlah device yang ingin dipasangi Antivirus kaspersky.

2.      Sistem B2B
Sistem ini dutujukan kepada perusahaan yang ingin bekerjasama dengan Kaspersky lab dan terbagi atas tiga bagian tergantung pada kapasitas perusahaan tersebut
yaitu :
1.      Small business
Yaitu perusahaan dengan pegawai yang jumlahnya 1 – 50 pegawai
2.      Medium business
Yaitu perusahaan dengan pegawai yang jumlahnya 51 – 999 pegawai
3.      Enterprise
Yaitu dengan pegawai yang jumlahnya lebih dari 1.000 pegawai
           
C.     Penggunaan IT untuk Bisnis

1.    Sistem transaksi Kaspersky Antivirus pada Home Product(non corporation) sama seperti model transaksi yang digunakan pada  e-commerce  pada umumnya yaitu memilih product yang ingin dibeli (tahap order shiping) lalu masuk pada tahap payment detail dimana kita harus memasukan data pembayaran melalui Credit Card, Paypal, dan wire transfer setelah itu masuk pada order preview dimana kita akan melihat data detail transaksi untuk melakukan final check sebelum kita benar benar ingin membeli/membayar produk yang akan kita beli.

2.    Pada product Industrial/Corporation terdapat fitur Contact Us yaitu pihak perusahaan harus melakukan kontak pada Kaspersky Lab untuk bernegosiasi mengenai product Kaspersky yang akan dipasang di perusahaan.


Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan sebelumnya maka dapat disimpulkan sebagai berikut :

1.      IT pada perusahaan Kaspersky tidak hanya digunakan untuk Develop produk tapi juga untuk menunjang bisnis.
2.      IT adalah main core pada Kaspersky lab supaya bisnis nya dapat beroprasi.

Refrensi :